Welcome
Tak Dimainkan, Giroud Ancam Cabut dari Chelsea

Tak Dimainkan, Giroud Ancam Cabut dari Chelsea

Berdasarkan prediksi bola, liga Premier Inggris merupakan salah satu liga yang paling kompetitif di dunia saat ini, banyak pemain dan pelatih hebat di dunia berlaga di Liga Inggris oleh karena itu, setiap tim di liga ini harus terus aktif memperbaruin skuatnya untuk tetap tampil kompetitif.

Tak Dimainkan, Giroud Ancam Cabut dari Chelsea

Chelsea F.C. memulai musim pertandingan 2019–2020 Liga Premier Inggris dengan suasana suram, Chelsea F.C. kehilangan pelatih yang membawa tim asal London Utara ini juara UEFA Europa League 2019 yaitu Maurizio Sarri yang pindah ke Juventus selain itu, Chelsea F.C. mendapatkan hukuman dari FIFA yaitu larangan transfer selama dua masa transfer karena melanggar peraturan FIFA terkait dengan transfer internasional pemain di bawah usia 18 tahun.

Larangan ini sebenarnya menjadi berkah bagi Olivier Giroud sebagai satu-satunya penyerang senior di Chelsea F.C. pastinya kehadirannya akan semakin dibutuhkan oleh siapapun pelatih Chelsea F.C. yang baru tetapi prediksi bola itu meleset karena Frank Lampard yang ditunjuk sebagai pelatih baru membawa semangat revolusi baru yaitu dengan membuka kesempatan sebesar-besarnya untuk pemain-pemain akamedi Chelsea F.C. untuk unjuk gigi.

Maju Mudur Karir Olivier Giroud di Chelsea

Frank Lampard memanggil kembali rombongan pemain muda Chelsea F.C. yang dipinjam ke beragam tim, ia memanggil kembali Mason Mount dan Fikayo Tomori, dua pemain yang ia latih musim lalu di Derby County F.C., Kurt Zouma yang dipinjamkan ke Everton, Michy Batshuayi, dan Tammy Abraham yang sukses menjalani masa pinjaman di Aston Villa untuk bermain di tim utama Chelsea F.C.

Prediksi bola memang sulit, terdapat dua dari pemain yang dipanggil kembali ke Chelsea F.C. berposisi sebagai striker yaitu Michy Batshuayi dan Tammy Abraham yang menjadi kompetitior Giroud untuk memperebutkan posisi sebagai striker utama Chelsea F.C. hasilnya Giroud baru tampil lima kali dan mencetak satu gol selama musim 2019–2020.

Giroud yang sudah berumur 32 tahun membutuhkan jam terbang regular untuk menjamin tempatnya sebagai striker utama di Tim Nasional Prancis, apalagi tahun depan berlangsung kompetisi UEFA European Championship 2020, kejuaraan yang belum dimenangkan oleh Giroud.

 

Selepas mencetak gol saat melawan Islandia dan Turki dalam babak kualifikasi UEFA European Championship 2020, Giroud mengomentari kondisinya di Chelsea F.C., ia berujar bahwa akan terus berjuang untuk mendapatkan posisi striker utama tetapi jika kondisi itu tidak berubah Giroud mempertimbangkan untuk pindah di masa transfer musim dingin pada Januari 2020.

Menurut situs prediksi bola, sampai sekarang belum ada tim yang menyatakan minatnya untuk mencoba meminang Giroud, berdasarkan data dari Transfermarkt market value dari striker ini mencapai €12 juta, sebuah harga yang murah untuk striker yang masih produktif mencetak gol untuk Timnas Prancis. Jika  tim-tim lain ingin bersabar mereka bisa menunggu sampai musim kompetisi 2019-2020 selesai untuk mendapatkannya secara gratis karena kontrak Olivier Giroud habis pada Juni 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *