Welcome
Rasisme Nodai Kemenangan Inggris atas Bulgaria

Rasisme Nodai Kemenangan Inggris atas Bulgaria

Rasisme memang menjadi masalah di dunia sepak bola, biasanya rasisme ini diarahkan kepada warna kulit atau etnis seseorang. Tindakan rasisme ini bisa terjadi di setiap jenjang pertandingan sepak bola, baik ditingkat klub maupun di tingkat tim nasional. Berdasarkan prediksi bola, kejadian terbaru menimpa para pemain Inggris saat melakoni laga tandang melawan Bulgaria dalam pertandingan babak penyisihan Piala UEFA Europe League 2020.

Rasisme Nodai Kemenangan Inggris atas Bulgaria

Pertandingan Sempat Dihentikan Sementara

Prediksi bola lebih mengunggulkan Inggris dibandingkan dengan Bulgaria pada pertandingan ini, hasilnya Inggris mampu menang dengan skor 6–0 tetapi kemenangan Tim Nasional Inggris ini dinodai dengan ejekan bernada rasis di babak pertama akibatnya pertandingan ini sempat dihentikan sebanyak dua kali yaitu pada menit ke-27 dan menit ke-44.

Penghentian jalannya pertandingan ini merupakan prosedur standar untuk menanggani serangan rasisme yang ditunjukan kepada tim yang bertanding. UEFA telah mengeluarkan langkah-langkah yang harus dilakukan oleh wasit dan ofisial pertandingan ketika dicurigai adanya tindakan rasisme yaitu:

  • Langkah Pertama – Wasit dan ofisial pertandingan akan menghentikan sementara pertandingan dan menggunakan pengeras suara di stadion untuk meminta penonton untuk menghentikan ejekan dan diskriminasi bernanda rasis.
  • Langkah Kedua – Jikalau pengumuman tidak berhasil menghentikan ejekan dan diskirminasi bernada rasis, wasit dan ofisial pertandingan akan menghentikan pertandingan dan mengirim para pemain ke ruang ganti untuk waktu tertentu.
  • Langkah Ketiga – Setelah konsultasi, tinggalkan pertandingan jika ejekan dan diskriminasi terus berlanjut .

Ivelin Popov kapten Tim Nasional Bulgaria menjadi sosok pahlawan dalam pertandingan ini. Saat pertandingan dihentikan oleh wasit dan ofisial pertandingan Kapten Tim Nasional ini turun langsung menuju tribun penonton untuk berdialog dengan supporter Timnas Bulgaria agar menghentikan ejekan dan diskriminasi bernada rasial. Aksinya ini banyak dipuji oleh netizen dan para pemain Inggris.

Pasca kejadian tersebut Kepolisian Bulgaria menangkap tujuh orang suporter Bulgaria, empat orang ditangkap langsung di stadion dan mendapatkan hukuman berupa dendan sebesar Rp8 juta serta larangan masuk ke dalam stadion selama dua tahun, tiga orang lainnya baru ditangkap pada Rabu, 16 November 2019 yang akan dijatuhi hukuman.

Berdasarkan prediksi bola, dampak lain yang terjadi pasca penghinaan bernada rasis oleh suporter Bulgaria adalah mundurnya seluruh anggota komite eksekutif Uni Sepak Bola Bulgaria (The Bulgarian Football Union/BFU), sebelumnya pelatih kepala Tim Nasional Bulgaria, Krasimir Balakov juga mengundurkan diri. Pengunduran diri ini menyebabkan krisis di sepak bola Bulgaria.

Insiden ini membuat Asosiasi Sepak Bola Inggris kembali mengkampanyekan aksi melawan rasisme dengan tema “No Room For Racism”. Kampanye ini merupakan upaya untuk mendorong masyarakat secara umum untuk menolak segala tindakan rasisme dan diskriminasi dari kompetisi olaharaga apapun.  Diharapkan insiden-insiden ini tidak akan mempengaruhi performa Timnas Inggris di ajang UEFA Europe League 2020 yang menurut prediksi bola bahwa Inggris merupakan salah satu kandidat terkuat untuk menjuarai kompetisi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *